Tiba Waktu Binasa
Tiba Waktu Binasa
Genre: Alternatif
Kategori: Puisi
Paparan sejak 16 Jun 2017
WARGA EMAS
Penilaian Purata:
165

Bacaan






Seorang lelaki tua

merenung di telapak tangannya

sebutir telur yang lama terpinggir

di belukar waktu

ibarat

menghidu danur kebusukan sendiri

yang semakin lama

akan kosong dan pecah mereput

bila tiba waktunya

 

Ketahuilah bahawa

dahulu dirinya adalah seekor jaguh

si jantan di gelanggang sabung

taji nan bisa di celah kilauan

dan tebaran sayap

yang lebar gagah

 

Ambil saja si dara mana kau berahi

Tak siapa berani mendekati

Taburkan saja najismu di merata-rata

Tak siapa peduli

Kau penjaga gelap malam

Menyahut subuh sebelum pergi

 

Kini

Gerak tari mu semakin longlai

tewas dihunus waktu

Kudrat tidak lagi mampu

Menancapkan kehebatan lalu

Hanya menanti rebah binasa

 

Sehinggakan

anak yang baharu menetas pun mampu

menggelegakkan hatimu

dan mendesingkan cuping  telingamu

 

Dan kau tidak akan lagi

menjadisi Jalak

atau kembali menjadi

sebutir telur yang putih bersih.


dan ketika datang waktu yang malang 

bisa saja kau akan menggelepar

di hiris mata pisau 

di batang tenggorok kendurmu



Klik di sini jika bacaan spam!

Portal Ilham tidak akan bertanggungjawab di atas setiap komen yang diutarakan di laman sosial ini. Ianya adalah pandangan peribadi dari pemilik akaun dan ianya tiada kaitan dengan pihak Portal Ilham.

Portal Ilham berhak untuk memadamkan komen yang dirasakan kurang sesuai atau bersifat perkauman yang boleh mendatangkan salah faham atau perbalahan dari pembaca lain. Komen yang melanggar terma dan syarat yang ditetapkan juga akan dipadam.

  Terhangat di Grup Buku